Tahun Ini BPBD Berencana Menambah Rambu Jalur Evakuasi

MEDIA CENTER REJANG LEBONG:
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPKD) Kabupaten Rejang Lebong berencana menambah Rambu Jalur Evakuasi di tahun 2018 ini guna sebagai penunjuk arah lokasi pengungsian bagi masyarakat di zona aliran lahar Gunung/Bukit Kaba.

Kepala Dinas BNPB Basuki, S.Sos melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Siap Siaga Mustapaludfi menjelaskan, di tahun 2018 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Rejang Lebong berencana menambah rambu-rambu jalur evakuasi.

“Tahun ini, BPDB Kabupaten Rejang Lebong berencana menambahkan rambu-rambu jalur evakuasi, yang digunakan sebagai penunjuk arah ke lokasi pengungsian, sementara, jumlahnya sebanyak 100 rambu-rambu,” ujar Mustapa saat ditemui Tim MCRL di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Mustapaludfi juga menyampaikan, saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Rejang Lebong sudah memasang sebanyak 261 rambu-rambu yang tersebar di 4 Kecamatan.

“November 2017 yang lalu, kami melaksanakan pemasangan rambu-rambu jalur evakuasi sebanyak 261 rambu-rambu yang tersebar di 8 desa dari 4 Kecamatan, yaitu desa Talang Lahat, Desa 4 Suku Menanti, Sindang Jati, Sindang Jaya, Air Dingin, Karang Jaya, Air Meles dan Desa Sumber Urip, karena desa-desa tersebut menjadi zona aliran atau muntahan lahar Gunung/Bukit Kaba jika meletus,” jelasnya.

Mustafa meminta kepada seluruh masyarakat, untuk selalu menjaga rambu-rambu tersebut, karena sifatnya yang sangat penting bagi masyarakat di zona evakuasi bencana. “Rambu-rambu ini sangat penting bagi masyarakat, tolong di jaga dan dipelihara karena sangat berguna jika nanti terjadinya bencana,” tutup Mustapa. (Ic/ANDI)

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *