DinsosPMD Imbau Seluruh Desa Bergegas Membentuk BUMDes

Furkan

MEDIA CENTER REJANG LEBONG: Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DinsosPMD) Kabupaten Rejang Lebong mengimbau seluruh desa agar segera membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Bilamana belum terbentuk sampai tanggal 15 Januari 2018, maka desa bersangkutan akan dikenai sanksi.

Demikian ditegaskan Kepala DinsosPMD Kabupaten Rejang Lebong Darmansyah beberapa waktu yang lalu, saat menghadiri pembukaan kegiatan Bursa Inovasi Desa di Balai Diklat DMHB Kecamatan Selupu Rejang.

“Jika sampai tanggal 15 Januari 2018 belum juga membentuk BUMDes, maka akan ada sanksi!” tegasnya.

Darmansyah menyebut, ada sekitar 30 desa dari 122 desa, yang belum membentuk BUMDes.

Sementara itu, Kabid Perekonomian SDA dan Teknologi Tepat Guna DinsosPMD Kabupaten Rejang Lebong Furkan menjelaskan keberadaan BUMDes ini sangat penting. Sebab, pengembangan BUMDes merupakan bentuk penguatan terhadap lembaga-lembaga ekonomi desa serta merupakan alat pendayagunaan ekonomi lokal dengan berbagai ragam jenis potensi yang ada di desa.

“Lebih dari itu, BUMDes menjadi tulang punggung perekonomian pemerintahan desa guna mencapai peningkatan kesejahteraan warganya,” jelas Furkan kepada Media Center, ditemui di kantornya, Kamis (11/01).

Untuk menjaga kualitas dan akuntabilitas dari BUMdes itu sendiri, ada beberapa tahapan yang harus dipedomani desa dalam pembentukan BUMDes. Pertama, musyawarah untuk menghasilkan kesepakatan. Kedua, perumusan kesepakatan bersama BUMDes. Ketiga, pengusulan materi kesepakatan sebagai rancangan (draft) peraturan desa. Keempat, penerbitan peraturan desa. (FRANKY ADINEGORO)

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *